Strategi Barat Meruntuhkan Kh1laf4h
Strategi Barat Meruntuhkan Khilaf4h
Strategi Barat digambarkan bukan hanya militer, tetapi pemikiran, politik, budaya, pendidikan, hukum, dan pemecahan umat. Berikut poin-poin utamanya:
1. Serangan Pemikiran (Ghazwul Fikri / Westernisasi)
Barat memahami bahwa sumber kekuatan umat Islam adalah
akidah Islam dan penerapan syariat. Karena itu, sasaran utama mereka adalah
cara berpikir umat.
Dalam At-Tafkiir disebutkan:
Barat memahami bahwa rahasia kekuatan kaum muslimin terletak
pada ajaran Islam itu sendiri; maka mereka menyusun strategi untuk memerangi
dunia Islam melalui serangan misionaris (kristenisasi) dan serangan
kebudayaan (westernisasi).
Bentuk serangan pemikiran :
- Menanamkan budaya Barat
- Menyebarkan sekularisme
- Mengajarkan demokrasi sebagai
solusi
- Membentuk pola pikir kagum pada
Barat
- Menjadikan Islam tampak tertinggal
Barat menyebarkan keraguan terhadap Islam, menjelekkan
hukum-hukum Islam, dan menyatakan bahwa Islam adalah sebab kemunduran kaum
muslimin. Sebaliknya, Barat diagungkan beserta demokrasi dan undang-undangnya.
Dalil yang digunakan :
Allah ο·» berfirman:
ΩَΩَΩْ ΨͺَΨ±ْΨΆَΩٰ
ΨΉَΩْΩَ Ψ§ΩْΩَΩُΩΨ―ُ
ΩَΩَΨ§ Ψ§ΩΩَّΨ΅َΨ§Ψ±َΩٰ
ΨَΨͺَّΩٰ ΨͺَΨͺَّΨ¨ِΨΉَ
Ω
ِΩَّΨͺَΩُΩ
ْ
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepadamu
hingga kamu mengikuti agama mereka.”
(QS. Al-Baqarah: 120)
Ayat ini disebut langsung dalam pembahasan strategi Barat di At-Tafkiir.
2. Menghancurkan Kh1lafah dari Dalam Melalui Nasionalisme
Menurut Daulah Islamiyah, Barat tidak langsung
menyerang pusat Khil4fah, tetapi menghidupkan gerakan nasionalisme dan
separatisme.
Disebutkan bahwa kekuatan asing:
- Menghasut Balkan memberontak
- Menggerakkan Yunani untuk
memisahkan diri
- Mengikis wilayah Khilaf4h sedikit demi sedikit
Negara-negara Barat mengobarkan gerakan nasionalisme di dalam Daulah Utsmaniyah dan mendorong berbagai bangsa untuk memberontak hingga wilayah Khilaf4h menyusut.
Hujjah :
Mereka memakai kaidah “pecah belah” sehingga umat
tidak lagi merasa satu tubuh.
Akibatnya:
- Umat berubah dari ummah wahidah
- Menjadi bangsa-bangsa kecil
- Loyalitas berubah dari Islam →
nasionalisme
Dalam Nida’ Har ila al-Muslimin disebut:
Ikatan ukhuwah Islam dipotong lalu diganti dengan
nasionalisme, kesukuan, dan patriotisme negeri.
3. Mengambil Negeri Islam Sedikit Demi Sedikit
Kitab Nadhorot Siyasiyah menggambarkan strategi Barat
seperti analogi “menggulung sajadah”.
Dikisahkan secara simbolik:
Khil4fah seperti peci di atas sajadah. Tidak mungkin
mengambil peci kecuali dengan menggulung sajadah sedikit demi sedikit. Maka
negeri-negeri Islam diambil satu per satu sampai Khil4fah hilang.
Artinya :
Strategi Barat:
- Ambil wilayah pinggir
- Lemahkan pusat Khilaf4h
- Pecah persatuan umat
- Baru jatuhkan institusi Khilaf4h
4. Mengganti Hukum Islam dengan Hukum Barat
Setelah melemahkan pemikiran umat, Barat disebut mendorong
penerapan:
- hukum Eropa,
- sistem parlementer,
- demokrasi,
- nasionalisme,
- sekularisme.
Barat berhasil mendorong kaum muslimin mengambil
undang-undang Barat pada akhir Khilaf4h Utsmaniyah, dan setelah Kh1lafah runtuh
kaum muslimin mengambil sebagian besar hukum Barat.
Dalil yang dijadikan hujjah
Allah ο·» berfirman:
Ψ£َΩَΩ
ْ ΨͺَΨ±َ Ψ₯ِΩَΩ Ψ§ΩَّΨ°ِΩΩَ
ΩَΨ²ْΨΉُΩ
ُΩΩَ Ψ£َΩَّΩُΩ
ْ
Ψ’Ω
َΩُΩΨ§... ΩُΨ±ِΩΨ―ُΩΩَ
Ψ£َΩْ ΩَΨͺَΨَΨ§ΩَΩ
ُΩΨ§
Ψ₯ِΩَΩ Ψ§ΩΨ·َّΨ§ΨΊُΩΨͺِ
“Mereka hendak berhukum kepada thaghut, padahal mereka
diperintah untuk mengingkarinya.”
(QS. An-Nisa’: 60)
Ayat ini dijadikan dalil dalam kitab bahwa mengganti hukum
Allah dengan hukum selainnya adalah penyimpangan.
5. Menguasai Pendidikan dan Kaum Intelektual
Kitab At-Tafkiir menjelaskan bahwa Barat membentuk kurikulum
pendidikan agar generasi muslim kagum pada peradaban Barat.
Disebutkan:
Setelah Perang Dunia I, kurikulum negeri-negeri Islam
dibangun di atas falsafah Barat sehingga banyak kaum terpelajar akhirnya
mengagungkan Barat dan meremehkan syariat Islam.
Akibat :
- elit politik pro-Barat,
- intelektual sekuler,
- pemikir muslim ter-Barat-kan.
6. Menjadikan Elite Politik sebagai Perpanjangan Barat
Dalam kitab dijelaskan bahwa sebagian politikus muslim
kemudian:
- meminta bantuan Barat,
- bergantung pada Barat,
- menjaga kepentingan Barat.
Disebut:
Sebagian politikus mengikhlaskan diri mengabdi kepada Barat
dan menjadi penjaga aturan-aturan Barat.
Ringkasan Strategi Barat :
|
Strategi dan |
Cara Kerja |
|
Serangan pemikiran |
>Westernisasi, sekularisme |
|
Serangan budaya > |
Mengubah cara hidup muslim |
|
Pendidikan > |
Kurikulum Barat |
|
Politik > |
Membentuk elite pro-Barat |
|
Nasionalisme > |
Memecah umat |
|
Militer > |
Mengambil wilayah sedikit demi sedikit |
|
Hukum > |
Mengganti syariat dengan hukum Barat |
Hujjah Utama :
1. QS Al-Baqarah 120
Tentang upaya agar kaum muslim mengikuti jalan mereka.
2. QS An-Nisa’ 60
Tentang berhukum kepada selain hukum Allah (thaghut).
3. QS Ali Imran 118
ΩَΨ―ْ Ψ¨َΨ―َΨͺِ
Ψ§ΩْΨ¨َΨΊْΨΆَΨ§Ψ‘ُ Ω
ِΩْ Ψ£َΩْΩَΨ§ΩِΩِΩ
ْ
“Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang
disembunyikan hati mereka lebih besar.”
Ayat ini disebut dalam At-Tafkiir untuk menggambarkan
permusuhan terhadap Islam.
Penutup :
Jatuhnya Khilafah tidak dipahami semata karena kekalahan
militer, tetapi karena:
- lemahnya pemahaman Islam,
- rusaknya pemikiran umat,
- masuknya ide Barat,
- hilangnya persatuan politik umat, dan
- penggantian syariat dengan sistem
non-Islam.
#SejarahIslam #Khilafah #KhilafahUtsmaniyah #PeradabanIslam
#SejarahDunia #KajianIslam #FaktaSejarah #IslamicHistory #DuniaIslam
#BelajarIslam



0 Response to "Strategi Barat Meruntuhkan Kh1laf4h"
Post a Comment