LARANGAN NUKLIR IRAN: BUKTI KETAKUTAN BARAT TERHADAP SYARIAT?
LARANGAN NUKLIR IRAN: BUKTI KETAKUTAN BARAT TERHADAP SYARIAT?
1️⃣
Mengapa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir?
Pertanyaan ini kembali mencuat setelah pernyataan pejabat tinggi Amerika Serikat memicu kontroversi besar.
Namun perdebatan kali ini tidak sekadar soal keamanan global.
Sebagian pihak menilai, di baliknya ada ketakutan Barat terhadap kebangkitan politik Islam.
2️⃣
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Ia bahkan menyebut rezim Iran dipengaruhi oleh apa yang ia sebut sebagai “delusi kenabian Islam.”
Pernyataan ini disampaikan saat membenarkan operasi militer Amerika terhadap Iran yang dinamai Operation Epic Fury.
3️⃣
Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Hizb ut-Tahrir.
Perwakilan mereka di Amerika, Mahmoud Abdel-Hadi, menilai komentar itu justru menunjukkan ketakutan Barat terhadap penerapan syariat Islam dalam politik.
4️⃣
Menurutnya, menyebut petunjuk kenabian sebagai “delusi” merupakan bentuk permusuhan peradaban terhadap Islam.
Ia juga menilai Barat menerapkan standar ganda dalam memandang agama dan politik.
5️⃣
Mahmoud memberikan contoh.
Gagasan tentang “Israel Raya” sering dibenarkan dengan alasan sejarah atau teologis oleh sebagian kalangan di Barat.
Namun ketika umat Islam berbicara tentang penerapan syariat dalam kehidupan bernegara, hal itu justru sering dilabeli sebagai fanatisme berbahaya.
6️⃣
Dalam narasinya, Hizb ut-Tahrir bahkan menyebut situasi ini sebagai bentuk “perang salib modern” atau benturan peradaban.
Mereka menilai tekanan politik dan militer terhadap dunia Islam tidak dapat dilepaskan dari persaingan ideologi global.
7️⃣
Pernyataan tersebut ditutup dengan kutipan dari Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 32:
“...Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir membencinya.”
8️⃣
Perdebatan ini menunjukkan bahwa isu nuklir Iran tidak hanya dipandang sebagai masalah keamanan internasional.
Bagi sebagian pihak, konflik ini juga dilihat sebagai pertarungan ideologi dan peradaban.
❓
Menurut Anda:
Apakah konflik seperti ini lebih dipengaruhi oleh
kepentingan geopolitik,
atau justru oleh perbedaan ideologi dan peradaban?
Tulis pendapat Anda di kolom komentar.



0 Response to "LARANGAN NUKLIR IRAN: BUKTI KETAKUTAN BARAT TERHADAP SYARIAT?"
Post a Comment