Jika Adopsi Khilafah, Iran Mampu Kalahkan Amerika?
Jika Adopsi Khilafah, Iran Mampu Kalahkan Amerika?
Sebuah gagasan kontroversial kembali muncul di tengah ketegangan geopolitik dunia.
1️⃣
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memicu berbagai perdebatan.
Di tengah situasi tersebut, organisasi Hizbut Tahrir mengemukakan pandangan yang cukup kontroversial.
Menurut mereka, Iran tidak akan benar-benar mampu menantang dominasi Amerika selama masih menggunakan sistem republik.
Solusi yang mereka tawarkan: perubahan sistem negara menjadi Khilafah.
2️⃣
Pandangan ini muncul saat dinamika politik Iran sedang sensitif, terutama terkait isu suksesi kepemimpinan tertinggi.
Pada saat yang sama, Iran juga terus menghadapi tekanan Barat melalui:
• sanksi ekonomi
• tekanan diplomatik
• polemik program nuklir
Dalam konteks ini, muncul pertanyaan:
Apakah persoalannya hanya tekanan eksternal?
Ataukah ada masalah pada sistem politik yang digunakan?
3️⃣
Hizbut Tahrir menyampaikan lima alasan mengapa mereka menilai Khilafah dapat menantang dominasi Amerika.
Alasan pertama berkaitan dengan dasar ideologis pemerintahan.
Menurut pandangan tersebut, Khilafah adalah sistem yang sepenuhnya berbasis hukum Allah.
Mereka meyakini bahwa penerapan syariat secara total akan menghadirkan kekuatan moral dan pertolongan Ilahi dalam menghadapi musuh.
4️⃣
Alasan kedua adalah kritik terhadap sistem republik.
HT menilai republik pada dasarnya tetap bersifat sekuler.
Walaupun dipimpin oleh tokoh agama, sistem ini tetap menempatkan kedaulatan pada rakyat melalui hukum buatan manusia.
Bukan pada kedaulatan syariat.
5️⃣
Alasan ketiga diambil dari contoh beberapa negara Muslim seperti:
Menurut HT, meskipun sebagian pemimpinnya dikenal religius, hal itu tidak banyak mengubah posisi geopolitik negara tersebut.
Mereka tetap berada dalam kerangka sistem republik dan hubungan strategis dengan Barat.
6️⃣
Alasan keempat berkaitan dengan pendekatan diplomasi.
Negara republik dinilai cenderung memilih jalur negosiasi dengan Barat.
Dalam banyak kasus, negosiasi tersebut dianggap berujung pada pembatasan kekuatan strategis.
Misalnya:
• pembatasan program nuklir
• pengawasan internasional
• tekanan terhadap kebijakan militer
7️⃣
Alasan kelima adalah klaim yang paling besar.
Menurut HT, jika Iran berubah menjadi Khilafah, negara tersebut berpotensi mempersatukan negeri-negeri Muslim.
Jika hal itu terjadi, mereka meyakini akan muncul blok kekuatan baru dunia Islam yang mampu menantang dominasi Barat.
8️⃣
Namun gagasan tersebut juga memunculkan pertanyaan yang lebih luas.
Apakah persoalan utama dunia Islam memang hanya terletak pada sistem politik?
Ataukah ada faktor lain yang tidak kalah penting, seperti:
• kekuatan ekonomi
• teknologi dan industri
• pendidikan dan riset
• persatuan politik
• strategi geopolitik global
9️⃣
Sejarah menunjukkan bahwa kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh ideologi atau sistem pemerintahan.
Kekuatan juga dibangun melalui:
• ilmu pengetahuan
• kemampuan industri
• kekuatan militer
• stabilitas sosial
Tanpa fondasi tersebut, sistem apa pun dapat menghadapi berbagai keterbatasan.
π
Pada akhirnya, diskusi ini membawa kita pada pertanyaan yang lebih mendasar.
Bagaimana seharusnya kebangkitan dunia Islam dimulai?
Apakah dari perubahan sistem politik?
Ataukah dari pembangunan ilmu, teknologi, dan persatuan umat terlebih dahulu?
π¬ Menurut Anda, apa yang paling dibutuhkan dunia Islam saat ini?
“Jika Khilafah Diterapkan, Iran Bisa Kalahkan Amerika?”
“Gagasan ini kontroversial, tapi sedang ramai dibahas.”
Sumber : https://media-umat.com/


0 Response to "Jika Adopsi Khilafah, Iran Mampu Kalahkan Amerika?"
Post a Comment