BERPALING DARI SYARIAH: PANGKAL SEGALA MUSIBAH
BERPALING DARI SYARIAH: PANGKAL SEGALA MUSIBAH
Banjir besar.
Ribuan korban.
Hutan habis.
Tapi kita masih disuruh percaya:
π “Ini cuma bencana alam.”
Serius?
Jutaan hektar hutan dibabat.
Bukan oleh rakyat kecil.
Bukan diam-diam.
π’ Perusahaan besar.
π Dengan izin negara.
Kalau ini bukan kejahatan, lalu apa?
Islam punya istilah jelas: fasad.
Kerusakan sistemik akibat ulah manusia.
π “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia…”
(QS. Ar-Rum: 41)
Ini bukan takdir murni.
Ini hasil pilihan manusia.
Masalahnya, hari ini kejahatan cuma diukur pakai satu standar:
⚖️ Undang-undang buatan manusia.
Selama “legal”,
meski merusak alam dan membunuh pelan-pelan,
tetap dianggap sah.
Inilah logika sistem sekuler.
Dalam Islam, ukurannya beda.
Bukan legal–ilegal.
Tapi halal–haram.
π« Riba
π« Zina
π« Perusakan lingkungan
Tetap dosa,
meski dilegalkan negara.
Standarnya Allah, bukan manusia.
Karena itu Islam bukan sekadar agama personal.
Ia sistem hidup.
Butuh negara yang menerapkan syariah secara total,
bukan cuma ceramah,
bukan cuma simbol.
π Khilafah adalah instrumennya.
Untuk:
✔️ Menjaga alam
✔️ Menghentikan kejahatan korporasi
✔️ Melindungi umat
✔️ Menyatukan kaum Muslim
Tanpa itu?
Kerusakan akan terus diulang,
dengan korban yang terus bertambah.
Sekarang pertanyaannya satu:
π Kita mau terus menyalahkan alam?
Atau berani jujur bahwa sistem hidup kita yang bermasalah?
π’ Kalau kamu setuju, share.
π¬ Kalau kamu mikir, tulis pendapatmu.
➕ Follow biar gak buta sama akar masalah umat.
#Fasad
#KrisisLingkungan
#BencanaBukanTakdir
#IslamSebagaiSolusi
#Syariah
#Khilafah
#OpiniUmat
#CriticalThinking
#MuslimBerpikir
https://www.portalperadabanislam.com/

0 Response to "BERPALING DARI SYARIAH: PANGKAL SEGALA MUSIBAH"
Post a Comment